Menghadang Kepunahan Nepenthes clipeata

logo

Pontianak Post, 2 Oktober 2012

KALIMANTAN BARAT merupakan rumah bagi berbagai jenis tumbuhan dilindungi dan langka termasuk Nepenthes clipeata. Nepenthes clipeata adalah kantong semar yang hanya dapat dijumpai di Kabupaten Sintang. Tumbuhan ini memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan jenis kantong semar lainnya. Sulur tumbuhan ini muncul dari bagian tengah daun, tidak seperti kantong semar lainnya. Tidak hanya itu, bentuk daunnya pun unik, menyerupai perisai. Tumbuhan ini umumnya tumbuh di tempat-tempat yang banyak lumut dan seresah yang berada di batuan granit Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam, Sintang.

Nepenthes clipeata tergolong tumbuhan yang paling terancam punah di Kalimantan. Beberapa peneliti dan praktisi konservasi memperkirakan jumlah individu tumbuhan ini di habitat alaminya sangat terbatas. Situasi ini diperparah dengan eksploitasi yang mengarah pada penurunan populasi dari tahun ke tahun. Di samping itu, upaya pelestarian di dalam dan luar habitat Nepenthes clipeata juga belum menunjukkan pengaruh yang nyata dalam menekan laju pengambilannya di alam. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, kepunahan kantong semar endemik ini akan terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Dalam rangka mengurangi laju penurunan populasi Nepenthes clipeata, beberapa institusi baik dalam maupun luar negeri menyelenggarakan program-program konservasi. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, melalui program konservasi clipeata (clipeata project), termasuk salah satu diantaranya.Program ini prakarsai oleh Irwan Lovadi dan Husein Dwi Husainar. Dalam perkembangannya, program ini dijalankan bersama oleh BKSDA Kalimantan Barat dan Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura. Program konservasi ini memperoleh dukungan dari the Rufford Small Grant Foundation yang bermarkas di Inggris. Kegiatan yang telah dilakukan melalui clipeata project, yaitu penyusunan dan diseminasi materi kampanye, sensus individu Nepenthes clipeata di habitat alaminya, kunjungan ke sekolah di sekitar Bukit Kelam, pertemuan kampung dengan masyarakat sekitar TWA Bukit Kelam, pelatihan budidaya kantong semar bagi masyarakat sekitar TWA Bukit Kelam, pertemuan dengan Kelompok Pecinta Alam Sintang, dan lomba esai bagi mahasiswa se-Kalimantan Barat.

Keberhasilan upaya pelestarian Nepenthes clipeata sangat bergantung pada keterlibatan para pihak dalam kegiatan-kegiatan konservasi. Upaya yang dapat kita lakukan dalam menyelamatkan Nepenthes clipeata dari bayang-bayang kepunahan, antara lain: tidak melakukan aktivitas yang dapat mengurangi populasi tumbuhan ini di habitat alaminya dan menggalakkan usaha budidaya berizin sehingga pemanfaatan tumbuhan ini sebagai tanaman hias tidak lagi bersumber dari pengambilan tidak sah di alam. Mari bersama kita selamatkan Nepenthes clipeata dari ancaman kepunahan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s