Nepenthes clipeata, Si Cantik yang Unik

Nepenthes clipeata memiliki keunikan yang khas yang tidak dimiliki oleh jenis-jenis kantong semar lainnya di Indonesia. Bentuk kantongnya pada bagian atas menyerupai corong sedangkan pada bagian bawah berbentuk seperti bola (Gambar 2). Tidak hanya itu, daunnya pun lebih lebar dan membulat, tidak seperti daun kantong semar pada umumnya (Gambar 3).

Gambar 2. Bentuk  organ kantong pada Nepenthes clipeata

Gambar 3. Bentuk daun pada Nepenthes clipeata

Keunikan lainnya dari Nepenthes clipeata adalah sifat endemisitasnya yang tinggi. Habitat alami kantong semar klipeata hanya terdapat di Bukit Kelam, Sintang Kalimantan Barat (Gambar 4). Upaya pencarian populasi baru kantong semar klipeata di luar Bukit Kelam sudah pernah dilakukan. Namun sampai saat ini populasi lain di luar Bukit Kelam belum juga ditemukan.

Gambar 4. Bukit Kelam di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat

Selain itu, kantong semar klipeata tidak tumbuh di tanah. Lumut, seresah dan sisa-sisa tumbuhan lainnya yang terdapat di bagian tertentu dari dinding Bukit Kelam merupakan tempat tumbuh bagi kantong semar ini. Ketebalan tempat tumbuh kantong semar klipeata berkisar antara 5 – 10 cm.

Paling tidak ada empat jenis lumut yang menyediakan tempat tumbuh bagi Nepenthes clipeata. Sphagnum sp adalah salah satu jenis yang dominan sebagai tempat tumbuh kantong semar klipeata. Keempat jenis lumut tersebut, khususnya Sphagnum sp, memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan kantong semar klipeata. Selain menyediakan habitat bagi Nepenthes clipeata, lumut-lumut tersebut juga menjaga ketersediaan air dan nutrien melalui proses penyerapan dan penyimpanan.

Status Konservasi Nepenthes clipeata

 Berdasarkan Undang Undang Nomor 5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999, Nepenthes clipeata termasuk jenis tumbuhan yang dilindungi. Penetapan status dilindungi ini karena beberapa karakteristik kantong semar klipeata telah memenuhi kriteria untuk digolongkan sebagai tumbuhan dilindungi. Populasi yang kecil, laju penurunan populasi yang tinggi, dan daerah penyebaran yang sangat terbatas adalah tiga kriteria yang membuat kantong semar klipeata layak untuk berstatus “dilindungi”.

The International Union for the Conservation of Nature, sebuah lembaga internasional yang menangani konservasi alam, memasukkan Nepenthes clipeata dalam Daftar Merah (Redlist)-nya sebagai tumbuhan yang berstatus terancam punah (critically endangered). Situasi ini didasari oleh fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa populasi kantong semar ini kecil dengan penyebaran yang sangat terbatas, dan rentan terhadap ancaman dan tekanan, seperti: pengambilan/pemungutan di alam dan kebakaran hutan.

Nepenthes clipeata termasuk jenis yang paling terancam punah di Pulau Borneo. Sayangnya, upaya konservasi kantong semar ini tergolong rendah dan belum cukup untuk melindungi kantong semar ini dari bayang-bayang kepunahan. Ini terbukti dari semakin sulitnya menjumpai Nepenthes clipeata di habitat alaminya.

Tidak hanya itu, kantong semar Nepenthes clipeata selama ini hanya dinilai dari nilai ekonomisnya belaka sedangkan nilai-nilai konservasinya belum mendapat perhatian yang layak. Usaha budidaya jenis kantong semar ini masih belum maksimal dan selama ini masih mengandalkan pengambilan atau pemungutan tidak sah di alam untuk memenuhi pasokan kebutuhan tanaman hias baik ditingkat lokal maupun regional.

Situasi yang disebutkan di atas, perlu segera mendapat perhatian serius dari semua pihak. Beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk mencegah kepunahan Nepenthes clipeata, antara lain:

  1. Menumbuhkembangkan rasa cinta  terhadap tumbuhan yang dilindungi yang kita miliki termasuk Nepenthes clipeata yang merupakan kebanggan masyarakat Kalimantan Barat;
  2. Tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak habitat alami Nepenthes clipeata;
  3. Tidak mengambil atau memungut Nepenthes clipeata di habitat alaminya;
  4. Menggalakkan usaha budidaya sehingga kebutuhan kantong semar ini sebagai tanaman hias dapat terpenuhi dan tidak lagi mengandalkan pengambilan di alam; dan
  5. berpartisipasi dalam kegiatan konservasi Nepenthes clipeata.

“Bersama kita selamatkan Nepenthes clipeata dari kepunahan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s