Budidaya tumbuhan

logo

Pontianak Post, Jumat 6 Februari 2009

Berdasarkan hasil pemantauan mulai bulan Mei 2008 sampai Januari 2009, diketahui bahwa sejumlah tumbuhan yang dilindungi diperdagangkan secara bebas di Kota Pontianak. Beberapa tumbuhan yang dilindungi itu antara lain: kantong semar (Nepenthes spp), anggrek hitam (Coelogyne pandurata) dan anggrek tebu (Grammatophyllum speciosum). Kemungkinan pasokan tumbuhan tersebut masih bersumber dari pengambilan di alam. Jika hal ini benar adanya, dalam beberapa tahun ke depan populasi jenis tumbuhan kunci dilindungi yang khas Kalimantan Barat akan berkurang dengan cepat dan akan mengarah pada kepunahan di alam apabila peredarannya tidak dikendalikan.

Oleh karena itu, penangkaran atau budidaya tumbuhan sudah sepatutnya diupayakan oleh pihak-pihak yang berusaha di bidang perdagangan tanaman hias. Dengan usaha budidaya ini, pengusaha tanaman hias dapat memperbanyak tumbuhan secara buatan baik melalui biji, stek, atau kultur jaringan. Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 447/Kpts-II/2003 setiap usaha budidaya tumbuhan wajib memperoleh ijin dari Departemen Kehutanan. Informasi lebih lanjut tentang prosedur pengajuan ijin budidaya dapat diperoleh di kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Barat di Jl. A. Yani No. 121 Pontianak atau kantor-kantor KSDA Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Ketapang, SKW II Sintang dan SKW III Singkawang. Mari kita selamatkan tumbuhan liar khas Kalimantan Barat dari kepunahan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s